Minggu, 29 Juli 2012

Jadilah Seperti Lebah



Hy sahabat CC (Corat-Coret),, tau gak kalo lebah merupakan salah satu binatang yang diabadikan dalam Al-Quran???
Hmmm pasti udah pada tau ya (di postingan kemaren juga ada kok) tapi kali ini cuma lebah yang mau di bahas.... (Kenapa sich cuma lebah aja???),, soalnya lebah itu punya beberapa sifat positif yang bisa kita tiru loch.... langsung kita simak yukk...

    1.       Lebah selalu hinggap di tempat yang bersih dan menyerap hanya yang bersih

Lebah hanya hinggap di tempat-tempat pilihan. Dia sangat jauh berbeda dengan lalat. Lalat amat mudah ditemui di tempat sampah, kotoran, dan tempat-tempat yang berbau busuk. Tapi kalo si lebah hanya akan mendatangi bunga-bunga atau buah-buahan atau tempat-tempat bersih lainnya yang mengandung bahan madu atau nektar.

Begitulah pula seharusnya sifat seorang mukmin.
Allah swt. berfirman:
Hai manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan adalah musuh yang nyata bagimu. (Al-Baqarah: 168)

Sebagai seorang mukmin akan lebih baik jika mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk.

Karenanya, jika kita mendapatkan amanah seharusnya menjaga dengan sebaik-baiknya dan tidak akan melakukan korupsi, pencurian, penyalahgunaan wewenang, manipulasi, penipuan, dan berbohong.


     2.       Lebah mengeluarkan yang bersih

Hayooo siapa yang gak kenal madu lebah??????? Semua tau kan kalo madu berkhasiat buat kesehatan manusia.  Tapi dari organ tubuh manakah keluarnya madu itu? Itulah salah satu keistimewaan lebah. Dia produktif dengan kebaikan. Belakangan, ditemukan pula produk lebah selain madu yang juga diyakini mempunyai khasiat tertentu untuk kesehatan: liurnya!


Segala yang keluar dari dirinya adalah kebaikan. Nah kita juga bisa meniru,, seorang mukmin sebaiknya mengeluarkan yang bersih. Misalnya nih hatinya jauh dari prasangka buruk, iri, dengki; lidahnya tidak mengeluarkan kata-kata kecuali yang baik; perilakunya tidak menyengsarakan orang lain melainkan justru membahagiakan; hartanya bermanfaat bagi banyak manusia; kalau dia berkuasa atau memegang amanah tertentu, dimanfaatkannya untuk sebesar-besar kemanfaat manusia.



    3.       Lebah tidak pernah merusak

Lebah tidak pernah merusak atau mematahkan ranting yang dia hinggapi. Begitulah seorang mukmin. Seharusnya seorang mukmin tidak pernah melakukan perusakan dalam hal apa pun: baik material maupun nonmaterial. Bahkan selalu melakukan perbaikan-perbaikan terhadap yang dilakukan orang lain dengan cara-cara yang tepat, melakukan perbaikan akidah, akhlak, dan ibadah. Mengubah kezaliman apa pun bentuknya dengan cara berusaha menghentikan kezaliman itu. Jika kerusakan terjadi akibat korupsi, mestinya diberantas dengan menjauhi perilaku buruk itu dan mengajukan koruptor ke pengadilan.


    4.       Lebah selalu bekerja keras

Lebah adalah pekerja keras. Ketika muncul pertama kali dari biliknya (saat “menetas”), lebah pekerja membersihkan bilik sarangnya untuk telur baru dan setelah berumur tiga hari ia memberi makan larva, dengan membawakan serbuk sari madu.
Allah pun memerintahkan umat mukmin untuk bekerja keras? “Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.” (Alam Nasyrah: 7)

Kerja keras dan semangat pantang kendur itu lebih dituntut lagi dalam upaya menegakkan keadilan. Karena, meskipun memang banyak yang cinta keadilan, namun kebanyakan manusia kecuali yang mendapat rahmat Allah tidak suka jika dirinya “dirugikan” dalam upaya penegakkan keadilan.


    5.       Lebah bekerja secara bersama-sama dan tunduk pada satu pimpinan

Lebah selalu hidup dalam koloni besar, tidak pernah menyendiri. Mereka pun bekerja secara kolektif, dan masing-masing mempunyai tugas sendiri-sendiri. Ketika mereka mendapatkan sumber sari madu, mereka akan memanggil teman-temannya untuk menghisapnya. Demikian pula ketika ada bahaya, seekor lebah akan mengeluarkan feromon (suatu zat kimia yang dikeluarkan oleh binatang tertentu untuk memberi isyarat tertentu) untuk mengudang teman-temannya agar membantu dirinya. 


Itulah seharusnya sikap orang-orang beriman. “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (Ash-Shaff: 4)


     6.       Lebah tidak pernah melukai kecuali kalau diganggu

Lebah tidak pernah memulai menyerang. Ia akan menyerang hanya manakala merasa terganggu atau terancam. Dan untuk mempertahankan “kehormatan” umat lebah itu, mereka rela mati dengan melepas sengatnya di tubuh pihak yang diserang. Sikap seorang mukmin sebaiknya musuh tidak dicari, tapi jika ada, tidak lari.

Itulah guys beberapa sifat Lebah yang patut ditiru oleh orang-orang beriman. Apakah kita sudah jadi seperti Lebah?????

Terima kasih telah membaca: Jadilah Seperti Lebah


                Dari berbagai sumber 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar